Inovasi Penggunaan Air Kelapa Tua pada Produk Wingko Babat di Dapoer Ais

A More Economical and Efficient Alternative Solution to Coconut Milk

Penulis

  • Yuli Febriana Wirausaha, MAN 4 Kebumen

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan air kelapa tua sebagai bahan substitusi santan dalam produksi wingko babat pada usaha mikro Dapoer Ais ditinjau dari aspek efisiensi biaya, efisiensi waktu produksi, dan kualitas produk. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain perbandingan dua perlakuan, yaitu penggunaan santan sebagai bahan kontrol dan air kelapa tua sebagai bahan substitusi. Parameter yang diamati meliputi biaya produksi, lama proses produksi, daya tahan produk, serta mutu organoleptik meliputi rasa dan tekstur. Penelitian dilaksanakan secara langsung pada proses produksi wingko babat di Dapoer Ais melalui observasi, dokumentasi, dan pengujian hasil produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan air kelapa tua mampu menekan biaya produksi sebesar Rp6.000 setiap satu kali produksi atau resep, mempercepat proses produksi karena menghilangkan tahap pembuatan santan, serta menghasilkan produk dengan cita rasa gurih, tekstur yang tetap baik, dan daya simpan mencapai 5 hari. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan air kelapa tua sebagai substitusi santan merupakan inovasi yang efektif dalam meningkatkan efisiensi produksi sekaligus mendukung keberlanjutan usaha mikro melalui optimalisasi bahan baku lokal.

Kata kunci: air kelapa tua, efisiensi produksi, inovasi UMKM, substitusi bahan, wingko babat

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-24

Terbitan

Bagian

Krisakti