Transformasi Limbah Minyak Jelantah Menjadi Produk Sabun dalam Perspektif Ekonomi Sirkular

Penulis

  • Mai Satriyani Universitas Tidar

Abstrak

Minyak jelantah merupakan limbah rumah tangga maupun industri yang jumlahnya terus meningkat seiring dengan tingginya konsumsi minyak goreng. Apabila tidak dikelola dengan baik, limbah ini berpotensi mencemari lingkungan dan menimbulkan kerugian kesehatan. Namun, di sisi lain minyak jelantah memiliki nilai ekonomi yang besar apabila dapat dimanfaatkan kembali melalui inovasi pengolahan. Salah satu bentuk pemanfaatannya adalah pembuatan Sabun Mijel (Sabun Minyak Jelantah) melalui proses saponifikasi antara minyak jelantah yang telah dimurnikan dengan larutan basa kuat (NaOH). Dari sudut pandang ekonomi, pengembangan Sabun Mijel tidak hanya mampu mengurangi biaya pengelolaan limbah, tetapi juga menghadirkan peluang usaha baru berbasis ekonomi kreatif dan sirkular. Produk ini dapat dipasarkan dengan harga yang kompetitif karena menggunakan bahan baku limbah yang murah dan mudah didapat. Selain itu, produksi sabun dari minyak jelantah berpotensi menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta mengurangi ketergantungan industri pada minyak nabati murni. Dengan demikian, pemanfaatan minyak jelantah menjadi Sabun Mijel bukan sekadar inovasi pengelolaan limbah, tetapi juga strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat yang sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan dan ekonomi sirkular.

Kata kunci: ekonomi sirkular, lingkungan, minyak jelantah, sabun

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-17

Terbitan

Bagian

Krisakti