Inovasi Produk Anyaman Pandan Melalui Pendampingan Kelompok Tani Hutan

Penulis

  • Dwi Purwanti SDN Arjosari, D2 PGSD IKIP Semarang, S1 PGSD FKIP UNS, S2 Magister Pendidikan UST

Abstrak

Menurunnya minat dan ketertarikan terhadap produk anyaman pandan menjadi permasalahan yang harus segera dicari penyelesaiannya. Masalah ini terjadi karena kurangnya variasi produk yang dihasilkan oleh pengrajin anyaman pandan. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pendampingan yang dilakukan oleh Perhutani Cabang Dinas Wilayah 8 Provinsi Jawa Tengah terhadap pengrajin anyaman pandan di Desa Grenggeng Kecamatan Karanganyar Kabupaten Kebumen. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data dalam kajian ini adalah data primer, dan data sekunder. Prosedur pengumpulan data dengan melakukan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Pengecekan keabsahan dilakukan dengan teknik triangulasi sumber. Data dianalisis dengan teknik analisis model Milles dan Huberman yaitu melakukan reduksi data, display data, dan penyimpulan. Hasil dari pendampingan yang dilakukan oleh Perhutani Cabang Dinas Wilayah 8 Provinsi Jawa Tengah yaitu terbentuknya Kelompok Tani Hutan Margo Rahayu yang bertempat di Desa Grenggeng dibuktikan dengan adanya kelompok usaha produktif yang bergerak pada budidaya tanaman pandan, menghasilkan inovasi produk anyaman pandan yang modern dan sesuai dengan kebutuhan pasar.

Kata Kunci: anyaman pandan, pendampingan, pengrajin, produk

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-17

Terbitan

Bagian

Krisakti