Model Pendekatan Peningkatan Wisata Kebudayaan Kabupaten Kebumen: Aspek Pendidikan, Sosial, dan Ekonomi Menuju Tahun 2026
Bahasa Indonesia
Abstrak
Penelitian ini menganalisis kondisi terkini wisata kebudayaan di Kabupaten Kebumen. Dengan menggunakan metodologi tinjauan literatur sistematis (SLR), penelitian ini menganalisis kondisi terkini pengembangan pariwisata budaya, mengidentifikasi tantangan dan peluang utama untuk pertumbuhan berkelanjutan. Studi ini berfokus pada tiga dimensi utama: aspek pendidikan yang mencakup pelestarian warisan budaya dan transfer pengetahuan komunitas; aspek sosial yang meliputi partisipasi komunitas, penguatan identitas budaya, dan dialog antarbudaya; serta aspek ekonomi yang mencakup pembangkitan pendapatan, penciptaan lapangan kerja, dan efek pengganda ekonomi regional. Analisis data menunjukkan bahwa Kebumen memiliki potensi pariwisata budaya yang signifikan, termasuk seni tradisional seperti tarian Lengger, pertunjukan Ketoprak, kerajinan tradisional seperti anyaman bambu, dan situs sejarah. Strategi yang direkomendasikan meliputi pengembangan koridor pariwisata budaya, pendirian pusat pendidikan budaya, penerapan strategi pemasaran digital, dan penciptaan mekanisme pembiayaan berkelanjutan. Studi ini memperkirakan bahwa dengan implementasi yang tepat, pariwisata budaya dapat berkontribusi hingga 25% dari total pendapatan pariwisata pada tahun 2026, menciptakan sekitar 2.500 lapangan kerja langsung, dan meningkatkan kesadaran budaya masyarakat sebesar 40%.
Kata kunci : pelestarian warisan, pembangunan ekonomi, pemberdayaan masyarakat, wisata budaya.
Unduhan
