Praktik Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam Keberlanjutan Destinasi Pariwisata Religi di Kebumen
Abstrak
Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan nilai Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam pengelolaan destinasi wisata religi di Kebumen. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi di lokasi-lokasi utama wisata religi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan ESG masih parsial: aspek sosial menunjukkan keterlibatan masyarakat cukup tinggi, namun belum inklusif; aspek lingkungan cenderung diabaikan, terutama dalam pengelolaan limbah dan konservasi sumber daya; sementara aspek governance didominasi oleh nilai religius tetapi belum diimbangi oleh sistem manajerial yang transparan dan partisipatif. Temuan ini menunjukkan adanya kesenjangan antara potensi spiritualitas lokal dan praktik keberlanjutan yang sistematis. Penelitian ini menawarkan kebaruan berupa usulan model integratif ESG berbasis kearifan lokal dan Spiritual Ecosystem Services sebagai pendekatan alternatif dalam pengembangan destinasi religi. Implikasi riset ini mencakup perlunya desain kebijakan yang mengintegrasikan ESG dalam perencanaan strategis pariwisata berbasis komunitas. Originalitas penelitian ini terletak pada penyatuan nilai religius dengan prinsip ESG untuk membangun tata kelola destinasi yang adaptif dan inklusif. Model ESG integratif yang ditemukan menggabungkan nilai spiritual dan kearifan lokal dalam tiga dimensi keberlanjutan yaitu konservasi lingkungan berbasis etika religius, pemberdayaan sosial inklusif berbasis komunitas, tata kelola partisipatif dan transparan melalui kolaborasi pemerintah, tokoh agama, masyarakat lokal di Kebumen.
Kata kunci: lingkungan, pariwisata religi, sosial, tata kelola
Unduhan
